Apakah benar Tavernier dan McGregor untuk bergabung dengan Brighton?

Seperti beberapa vikings serta beberapa raja Inggris sebelum ia, Chris Hughton berencana serangan smash-and-grab di Skotlandia. Manajer Brighton ialah pengagum Celtic Callum McGregor yang telah lama serta mengharap membawa gelandang itu ke Stadion Amex pada bulan Januari seharga £ 10 juta. Pemain berumur 25 tahun itu sudah membuat 21 tampilan musim ini serta klubnya akan malas melepaskannya. Akan tetapi, bila Celtic tidak berhasil berkembang dari set group Liga Europa, mereka kemungkinan dibujuk untuk menguangkan asset mereka, yang dilaporkan ingin coba peruntungannya di Liga Premier.

Baca Juga : Lukaku Yakin Sikap Mourinho Melunak

James Tavernier ikut diharapkan oleh Brighton, yang dihubungkan dengan Rangers full-back saat musim panas serta semenjak itu tingkatkan minat mereka. Hughton kirim pengintai untuk melihat Tavernier bermain di Liga Europa tengah minggu lantas menang atas Rapid Vienna, pertunjukan yang membuat memperoleh tempat di team Liga Europa UEFA dalam satu minggu. Di tanya mengenai minat Brighton, manajer Rangers Steven Gerrard menyaratkan ia akan terbuka untuk penawaran, tapi cuma penawaran yang begitu murah hati. “Saya ketahui CEO di Brighton dengan begitu baik,” tuturnya. “Saya dahulu kerja di sebelahnya di FA. Ia miliki nomer saya serta dia paham dimana saya ada, tapi ia semestinya pergi ke pemilik serta minta uang banyak bila ia inginkan James Tavernier.

Baca Juga : Cerita Berulang, Guardiola Ingatkan Chelsea dan Liverpool Jangan Jemawa

” Kembali pada Celtic, Brendan Rodgers bersikukuh jika ia “manajer serta saya menyenanginya serta mempunyai banyak rintangan di sini” sesaat dengan bertepatan menampik untuk tidak pedulikan diri pribadi dari pekerjaan manajer kosong di Aston Villa. “Anda tidak dapat tidak pedulikan saya sebab saya belum pernah ditanyai,” ialah tanggapannya yang malu saat di tanya apa dia tertarik dengan pekerjaan itu sesudah menang 6-0 Celtic yang tegas atas St Johnstone.

Baca Juga : Dicoret dari Skuat Spanyol, Jordi Alba Ogah Telepon Enrique

Seperti yang dilaporkan di Guardian, Thierry Henry masih jadi favorite untuk menukar Steve Bruce, dengan John Terry jadi asistennya. Bekas asisten José Mourinho, Rui Faria, bekas pelatih Villarreal Fran Escriba, pelatih Shakhtar Donetsk Paulo Fonseca serta pelatih Benfica B, Bruno Lage, ikut dihubungkan dengan pekerjaan itu.

 

Tomas Rosicky cepat memaafkan Jens Lehmann

Bekas kiper Arsenal Jens Lehmann tidak dapat sembunyikan semangat kompetitifnya bahkan juga dalam laga amal, sebab dia “mengambil” penalti yang memastikan dari Tomas Rosicky menantang legenda Real Madrid pada Sabtu. Rosicky cepat memaafkan bekas rekanan setimnya, walau pelatih Arsenal untuk hari itu, David O’Leary, menjelaskan ia “siap untuk membunuh” penjaga gawang. Dengan Lehmann membuat hanya satu penyelamatan dalam beradu penalti sesudah hasil imbang 0-0 di Emirates, Jerman akan memutuskan untuk ambil aksi sendiri.

Baca Juga : Raheem Sterling Man City harus menangani Liverpool kembali lebih baik

Panggung sudah ditata untuk favorite pengagum Rosicky menjadi pahlawan waktu kembali pada Emirates, tapi saat gelandang itu mulai berjalan ke tempat untuk sepakan paling akhir, Lehmann menyatakan jika ia mengambilnya sendiri. Untungnya, penjaga gawang memberi dukungan ketetapannya dengan mengirim serangan prima ke sudut kiri atas untuk menyegel kemenangan. “Jens Lehmann mencurinya dariku,” kata Rosicky sekalian mengusung pundak, sebelum terima jika kiper itu cuma jujur pada ciri-khasnya. “Saya baik-baik saja dengan itu, sebab saya telah kenal Jens untuk waktu yang begitu lama, kami dahulu bermain bersama dengan bahkan juga di Dortmund.

Jadi saya menginginkan suatu semacam ini.” O’Leary, bekas bek Arsenal serta manajer Aston Villa yang ada di ruangan istirahat untuk hari itu, kurang memaafkan. “Saya telah siap untuk membunuhnya,” kata O’Leary. “Saya jelaskan kepadanya saya ingin Tomas Rosicky cetak gol. Saya tidak dapat memberitahu Anda apakah yang ia jelaskan pada Tomas Rosicky saat ia naik untuk ambil bola. Tapi ia cukuplah bersikukuh jika ia akan ambil penalti paling akhir. Saya telah siap serta menunggunya bila ia tidak [skor]. “Tetapi penalti apakah.

Beberapa katanya yang ia jelaskan padaku ialah, ‘Apa permasalahannya?’ Serta kita ketahui seperti apakah Jens, ia ada hadirnya. ” Lehmann sendiri mengaku itu cuma salah paham simpel. “Saya tidak paham itu giliran [Rosicky]. Saya fikir berikut giliran saya,” tuturnya. Lehmann ialah salah satunya pemain menonjol Arsenal saat 90 menit ikut, membuat beberapa penyelamatan yang baik untuk menampik Ruben De La Red serta Alberto Rivera untuk mengamankan clean sheet. Ia mesti mainkan permainan penuh sesudah David Seaman, yang sudah ditata untuk mengawali, menarik otot betis saat pemanasan.